Minggu, 02 November 2014

Sifat-Sifat Pertidaksamaan

  1. tanda pertidaksamaan tidak berubah jika kedua ruas ditambah atau dikurangi dengan bilangan yang sama
Jika a < b maka:
a + c < b + c
a – c < b – c
  1. tanda pertidaksamaan tidak berubah jika kedua ruas dikali atau dibagi dengan bilangan positif yang sama
Jika a < b, dan c adalah bilangan positif, maka:
a.c < b.c
a/b < b/c
  1. tanda pertidaksamaan akan berubah jika kedua ruas pertidaksamaan dikali atau dibagi dengan bilangan negatif yang sama
Jika a < b, dan c adalah bilangan negatif, maka:
a.c > b.c
a/c > b/c
  1. tanda pertidaksamaan tidak berubah jika kedua ruas positif masing-masing dikuadratkan
Jika a < b; a dan b sama-sama positif, maka: a2 < b2

Pertidaksamaan Linear

→ Variabelnya berpangkat 1
Penyelesaian:
Suku-suku yang mengandung variabel dikumpulkan di ruas kiri, dan konstanta diletakkan di ruas kanan
Contoh:


Pertidaksamaan Kuadrat

→ Variabelnya berpangkat 2
Penyelesaian:
  1. Ruas kanan dibuat menjadi nol
  2. Faktorkan
  3. Tentukan harga nol, yaitu nilai variabel yang menyebabkan nilai faktor sama dengan nol
  4. Gambar garis bilangannya
Jika tanda pertidaksamaan ≥ atau ≤, maka harga nol ditandai dengan titik hitam •
Jika tanda pertidaksamaan > atau <, maka harga nol ditandai dengan titik putih °
  1. Tentukan tanda (+) atau (–) pada masing-masing interval di garis bilangan. Caranya adalah dengan memasukkan salah satu bilangan pada interval tersebut pada persamaan di ruas kiri.
Tanda pada garis bilangan berselang-seling, kecuali jika ada batas rangkap (harga nol yang muncul 2 kali atau sebanyak bilangan genap untuk pertidaksamaan tingkat tinggi), batas rangkap tidak merubah tanda
  1. Tentukan himpunan penyelesaian
→ jika tanda pertidaksamaan > 0 berarti daerah pada garis bilangan yang diarsir adalah yang bertanda (+)
→ jika tanda  pertidaksamaan < 0 berarti daerah pada garis bilangan yang diarsir adalah yang bertanda (–)
Contoh:
(2x – 1)2 ≥ (5x – 3).(x – 1) – 7
4x2 – 4x + 1 ≥ 5x2 – 5x – 3x + 3 – 7
4x2 – 4x + 1 – 5x2 + 5x + 3x – 3 + 7 ≥ 0
–x2 + 4x + 5 ≥ 0
–(x2 – 4x – 5) ≥ 0
–(x – 5).(x + 1) ≥ 0
Harga nol: x – 5 = 0 atau x + 1 = 0
x = 5 atau x = –1
Garis bilangan:
  • menggunakan titik hitam karena tanda pertidaksamaan ≥
  • jika dimasukkan x = 0 hasilnya positif
  • karena 0 berada di antara –1 dan 5, maka daerah tersebut bernilai positif, di kiri dan kanannya bernilai negatif
  • karena tanda pertidaksamaan ≥ 0, maka yang diarsir adalah yang positif

Jadi penyelesaiannya: {x | –1 ≤ x ≤ 5}

Kamis, 30 Oktober 2014

TRIGONOMETRI

Pada segitiga siku-siku ABC dengan sisi miring c, sisi tegak a, dan sisi horizontal b, maka rumus untuksinus, cosinus, dan tangenadalah:
\sin\alpha = \frac{a}{c}, \cos \alpha = \frac{b}{c}, \tan \alpha = \frac{a}{b}, \sec \alpha = \frac{c}{b}, \csc \alpha = \frac{c}{a}, \cot \alpha = \frac{b}{a}, \tan \alpha = \frac{\sin \alpha}{\cos \alpha}, \cot \alpha = \frac{cos \alpha}{\sin \alpha}
Identitas Trigonometri dari rumus pythagoras:
\sin^2 \alpha + \cos^2 \alpha = 1, 1 + \tan^2 \alpha = \sec^2 \alpha, 1 + \cot^2 \alpha = \cot^2 \alpha

Rumus Trigonometri untuk jumlah dan selisih dua sudut

\sin(\alpha + \beta) = \sin \alpha \cos \beta + \sin \beta \cos \alpha \sin(\alpha - \beta) = \sin \alpha \cos \beta - \sin \beta \cos \alpha \cos(\alpha + \beta) = \cos \alpha \cos \beta - \sin \alpha \sin \beta \cos(\alpha - \beta) = \cos \alpha \cos \beta + \sin \alpha \sin \beta \tan(\alpha + \beta) = \frac{\tan\alpha + \tan\beta}{1 - \tan\alpha \tan \beta} \tan(\alpha - \beta) = \frac{\tan\alpha - \tan\beta}{1 + \tan \alpha \tan \beta}

Rumus trigonometri untuk sudut ganda

Untuk mendapatkan rumus ini anda cukup mengganti \beta pada rumus penjumlahan dua sudut di atas, yaitu \sin 2\alpha, \cos 2\alpha, \tan 2\alpha
Sebagai contoh, untuk mendapatkan rumus untuk \sin 2\alpha kita gunakan rumus \sin(\alpha + \beta) di atas, sehingga kita dapat:
\sin(2\alpha) = \sin(\alpha + \alpha) = \sin \alpha \cos \alpha + \sin \alpha \cos \alpha = 2 \sin \alpha \cos \alpha
Berikut ini ringkasnya:
\sin(2\alpha) = 2\sin \alpha \cos \alpha \cos(2\alpha) = \cos^2 \alpha - \sin^2 \alpha = 1 - 2\sin^2 \alpha = 2\cos^2 \alpha - 1 \tan(2\alpha) = \frac{2\tan \alpha}{1 - \tan^2 \alpha}

Rumus trigonometri lanjut untuk sinus dan cosinus

\cos \alpha \cos \beta = \frac{\cos(\alpha + \beta) + \cos(\alpha - \beta)}{2} \sin \alpha \sin \beta = \frac{\cos(\alpha + \beta) - \cos(\alpha - \beta)}{-2}